Sumber: http://eltelu.blogspot.com/2012/09/cara-membuat-tab-menu-horizontal.html#ixzz2EkMwWdEJ

MENGECEK ERROR PADA PC ATAU LAPTOP

Mendeteksi Penyebab Kerusakan Komputer dan Cara Mengatasinya Untuk dapat memperbaiki komputer, terlebih dahulu kita harus bisa mendeteksi penyebab kerusakan tersebut, bener kan???? sekarang saya bagi Tips yang saya copas dari Kerusakan komputer pada garis besarnya dapat dibagi dua, yaitu : 1. Faktor Perangkat Keras (Hardware) 2. Faktor Parangkat Lunak (Software) Kerusakan pada Faktor Perangkat Keras (Hardware) bisa disebabkan karena : Instalasi hardware belum benar seperti pemasangan kabel, jumper, slot, Baut atau skrup dll Kerusakan pada komponen hardware, seperti Processor, Motherboard, Memory, VGA Card, Hardisk dll. Kerusakan pada Faktor Parangkat Lunak (Software) bisa disebabkan karena : Kerusakan pada System Operasi Kerusakan pada Program Aplikasi Kerusakan pada Driver Uraian lebih lanjut mengenai cara mendeteksikerusakan pada PC dan cara mengatasinya, diuraikan di bawah ini : CARA MENDETEKSIKERUSAKAN/PERMASALAHAN PADA KOMPUTER Pada saat menekan tombol power, tidak ada tanda power/stroom listrik yang muncul, seperti lampu kontrol/power led, tidak menyala, kipas power supply tidak hidup. Kemungkinan kerusakan Stroom listrik tidak berfungsi Power supply rusak Kabel power swict chasing belum atau salah pasang pada motherboard. Jumper CMOS motherboard salah pasang (dalam posisi clear) Motherboard rusak (mati) Cara mengatasi Periksa catu daya listrik apakah sudah terpasang dengan baik, stavol sudah berfungsi dengan baik Cek power supply kalau rusak harus diganti Periksa kabel power swict pada motherboard sudah terpasang dengan benar Periksa jumper CMOS apakah sudah terpasang dengan benar Periksa/Cek motherboard apakah berfungsi dengan baik/tidak Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti 2. Pada saat menekan tombol power, lampu led menyala, tetapi tidak ada tampilan apapun dilayar monitor Kemungkinan kerusakan Power supply tidak berfungsi optimal Processor, memory, atau motherboard tidak berfungsi Monitor atau VGA tidak berfungsi Pemasangan kabel power dan kabel data tidak benar Cara mengatasi Cek power supply apakah sudah berfungsi optimal. Cek Processor, memory, atau motherboard sudah berfungsi baik Cek monitor/VGA sudah befungsi baik Lepas semua kabel power dan kabel data dari posisinya, kemudian coba hidupkan komputer Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang bermasalah bisa diganti. 3. Pada saat menekan tombol power, tampilan yang tampak dimonitor hanya program BIOS, ada pesan “ No System Disk / Invalid System Disk Kemungkinan kerusakan Ada disket terpasang pada drive A Hardisk tidak dapat berfungsi Belum ada OS Kerusakan pada OS Cara mengatasi Cek apakah ada disket terpasang pada ploppy, jika ada dikeluarkan kemudian enter. Cek apakah kabel power/data hardisk sudah terpasang dengan baik Cek apakah ada kerusakan hardisk dengan cara detection hardisk pada BIOS, scandisk pada program starupdisk Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti termasuk instal ulang OS. 4. OS tidak bisa louding dengan tampilan normal Kemungkinan kerusakan Driver tidak bisa berfungsi Kerusakan pada OS Cara mengatasi Jalankan OS dengan tampilan Safe Mode kemudian jalankan program utilitas, seperti norton utilitas Bila tidak bisa dengan cara di atas lakukan instal ulang OS 5. Tampilan layar monitor tidak normal (tidak seperti biasanya) Kemungkinan kerusakan Setting display pada control panel tidak benar Kerusakan pada VGA atau drivernya Kerusakan pada OS Kerusakan pada monitor Cara mengatasi Cek setting display pada control panel apakah sudah benar Cek VGA serta drivernya sudah berfungsi dengan baik atau tidak Periksa monitor apakah ada kerusakan atau tidak Jalankan norton utilitas untuk mendiagnose OS Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti, termasuk instal ulang. 6. PC sering Hang Kemungkinan kerusakan 1. Suhu processor terlalu panas PC terinfeksi virus Kerusakan pada OS Salah satu komponen tidak kompetibel dengan PC Kerusakan pada memory Kerusakan pada hardisk Cara mengatasi Cek suhu processor bila panas ganti kipas pendinginnya Coba jalankan Program Norton Ulitilas, Antivirus Coba lepas salah satu komponen PC yang dicurigai. Cek memory apakah berfungsi dengan baik Cek hardisk dengan scandisk apakah ada bad sector Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti. 7. Komputer pada saat dipakai sering mati mendadak Kemungkinan kerusakan Cuk ke power listrik atau stavol longgar Power supply tidak berfungsi baik Suhu PC terlalu panas terutama processor Cara mengatasi Periksa cuk listrik atau stavol sudah baik Coba cek power supply apakah berfungsi dengan baik Perbaiki/ganti colling pan/kipas pendingin Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti. 8. Pada saat dihidupkan ada bunyi tit………tit (panjang) tanpa ada tampilan di layar monitor Kemungkinan kerusakan Memory tidak berfungsi Cara mengatasi Perbaiki atau pindahkan pasangan memory pada slot memory di motherboard Kalau tidak bisa cara (1), memory harus diganti kemudian hidupkan kembali PC 9. Pada saat dihidupkan ada bunyi tit…tit… tit…tit (berulang) tanpa ada tampilan di layar monitor Kemungkinan kerusakan VGA card tidak berfungsi Cara mengatasi Coba cabut dan pasang kembali dengan baik VGA card pada slot VGA di motherboard Bila tidak bisa cara (1), ganti VGA card. 10. Cd Rom/Cdrw/Dvd Rom/Floppy disk tidak dapat berfungsi Kemungkinan kerusakan Cd Rom/Cdrw/Dvd Rom/ Floppy dis belum terinstalasi dengan baik Driver Cd Rom/Cdrw/ Dvd Rom belum terinstalasi dengan benar CD atau disket yang dipakai rusak Sistem operasi tidak dapat bekerja optimal PC terinfeksi virus Cd Rom/Cdrw/Dvd Rom/ Floppy disk mengalami kerusakan Cara mengatasi Cek kembali dengan teliti komponen penyebab kerusakan seperti pada kolom (3) kemungkinan kerusakan Jalankan program Anti virus (scan virus) Bila sudah dipastikan foktor penyebabnya lakukan penggantian atau tindakan perbaikan pada bagian yang bermasalah. 11. Kinerja PC mengalami ganggguan (PC tidak bekerja sebagaimana biasanya) Kemungkinan kerusakan PC terinfeksi virus System Operasi tidak berfungsi optimal Cara mengatasi Jalankan program anti virus (scan virus), Norton Utilities Lakukan perbaikan setting/konfigurasi OS. 12. Printer tidak bisa mencetak data dengan baik Kemungkinan kerusakan Kabel printer belum terpasang dengan benar Driver printer belum diinstal atau disetting dengan benar Kertas belum terpasang dengan baik atau kertas terlalu tebal Ada benda yang tersangkut dalam printer Printah print tidak benar OS tidak berfungsi dengan baik PC terinfeksi virus Kerusakan pada printar Cara mengatasi Teliti dengan baik satu-persatu faktor penyebab seperti pada kolom (2), dan bila ditemuklan masalahnya, lakukan perbaikan atau penggantian komponen kemudian coba lakukan print kembali. 13. Scanner tidak bisa scan Kemungkinan kerusakan Kabel scanner belum terpasang dengan benar Driver scanner belum diinstal atau disetting dengan benar Printah scan tidak benar OS tidak berfungsi dengan baik PC terinfeksi virus Kerusakan pada scanner Cara mengatasi Teliti dengan baik satu-persatu faktor penyebab seperti pada kolom (2), dan bila ditemukan masalahnya lakukan perbaikan atau penggantian komponen kemudian coba lakukan scan kembali. 14. Keyboard, Mouse tidak berfungsi dengan baik Kemungkinan kerusakan Kabel Keyboard/Mouse belum terpasang dengan benar Driver Keyboard/Mouse belum diinstal atau disetting dengan benar OS tidak berfungsi dengan baik PC terinfeksi virus Kerusakan pada keyboard/mouse Cara mengatasi Teliti dengan baik satu-persatu faktor penyebab seperti pada kolom (2), dan bila ditemukan masalahnya, lakukan perbaikan atau penggantian komponen kemudian coba operasikan kembali Pada mouse perlu bersihkan secara berkala kotoran yang melekat dalam mouse. LANJUTAN : Untuk mengetahui jenis kerusakanatau permasalahan yang sering terjadi pada komputer ketika dinyalakan, dapat dikenali melalui bunyi beep yang muncul pada speaker mainboard. 1. Untuk mainboard dengan BIOS Award dan BIOS Phoenix : Bunyi bip pendek 1 kali : Sistem Normal. Bunyi bip pendek 2 kali : Kerusakan/kesalahan pada CMOS. Bunyi bip panjang 1 kali dan pendek 1 kali : Kerusakan/kesalahan pada DRAM. Bunyi bip panjang 1 kali dan pendek 2 kali : Kerusakan/kesalahan pada VGA Card. Bunyi bip panjang 1 kali dan pendek 3 kali : Kerusakan/kesalahan pada keyboard atau pada VGA Card. Bunyi bip panjang 1 kali dan pendek 9 kali : Kerusakan/kesalahan pada ROM Bunyi bip panjang berkali-kali : Kerusakan/kesalahan Pada DRAM, DRAM tidak terpasang dengan benar, atau DRAM tidak kompatibel dengan mainboard. Bunyi bip pendek berkali-kali : Tenaga pada power supply tidak cukup, segera ganti power supply. Untuk mainboard dengan BIOS AMI : Tidak ada bunyi bip : Kerusakan/kesalahan pada mainboard, powersupply, atau speaker internal. Bunyi bip pendek 1 kali : Sistem normal. Bunyi bip pendek 2 kali : Kerusakan/kesalahan pada DRAM. Bunyi bip pendek 3 kali : Kerusakan/kesalahan yang sama dengan bunyi bip pendek 2 kali. Bunyi bip pendek 4 kali : Kesalahan tanggal dan waktu pada sistem. Bunyi bip pendek 5 kali : Kerusakan pada prosesor/mainboard. Bunyi bip pendek 6 kali : Kerusakan/kesalahan pada keyboard. Bunyi bip pendek 7 kali : Kerusakan/kesalahan yang sama dengan bunyi bip pendek 5 kali. Bunyi bip pendek 8 kali : Kerusakan/kesalahan pada VGA. Bunyi bip pendek 9 kali : Kesalahan pada saat checksum rom. Bunyi bip pendek 10 kali : Kerusakan/kesalahan pada CMOS. Bunyi bip pendek 11 kali : Kerusakan/kesalahan pada Cache Memory. Bunyi bip panjang 1 kali dan pendek 3 kali : Kesalahan pada saat memory test. Bunyi bip panjang 1 kali dan pendek 8 kali : Kesalah pada saat pengecekan VGA. Dan dibawah ini ada sedikit arti sebuah suara bip, yang menandakan adanya kesalahan/kegagalan di salah satu komponen komputer anda.Tipe AMI BIOS : 1x suara BIP panjang. Ada kemungkinan RAM mati atau terpasang tidak benar, sehingga menyebabkan kegagalan refresh DRAM. 2x. Kegagalan rangkaian parity. Pada saat data yang ditransmisikan dalam komputer, biasanya ditambahkan parity bit yang berfungsi untuk mendeteksi error. Pekerjaan ini dilakukan rangkaian parity yang terdapat dalam komputer. Hal ini kemungkinan disebabkan adanya masalah pada memori atau mainboard 3x. Kegagalan base memori 64K, kegagalan ini biasanya disebabkan slot memori yang dikelompokkan dalam modul yang memiliki chip rusak. Base memori 64K adalah 64 KB memori yang pertama pada RAM 4x. Kegagalan sistem timer, kemungkinan terdapat kesalahan pada satu atau lebih timer yang digunakan untuk mengontrol fungsi-fungsi pada motherboard 5x. Kegagalan processor, dapat disebabkan panas berlebih, atau karena proses tidak terpasang benar kedalam socketnya 6x. Kegagalan keyboar controller/gate A20, keyboard controller adalah chip pada motherboard yang mengendalikan keyboard anda 7x. kesalahan pembacaan processor kemungkinan adanya kerusakan pada processor 8x. kesalahan baca/tulis memory display 9x. Kerusakan BIOS 10x. Kesalahan CMOS 11x. Kerusakan cache memori kalau ada Bunyi Bib pendek 1 x , itu tandanya komputer itu sehat-sehat za.. kalau bunyi BiB… panjang 1x, ah.. trouble , itu nandain HD kamu bermasalah. BIB.. panjang 1x trus Bib pndek 1x,.. tu tandanya Motherboardnya bermasalah. Bib.. panjang 1x terus BIb pendek 2x, VGAnya BIB Panjang 3x, Keyboardnya rada bermasalah.. BiB, BiB (pendek) terus2an, coba periksa Power supplynya,, mungkin da yang rusak BiB… Panjang terus2an, berarti da masalah ma Memorinya..
Read More...

Masalah-masalah pada Laptop Toshiba L510

Kali ini saya akan menulis pengalaman yang telah saya alami selama memiliki laptop Toshiba L510-ST4305 selama empat tahun terakhir laptop ini dibeli dari awal 2009. Selama yang saya rasakan menggunakan laptop ini adalah sangat memuaskan, bagaimana tidak laptop yang menurut saya tergolong lengkap pada tahunnya. Langsung ke permasalahan, selama 3 tahun terakhir laptop ini tidak mempunyai masalah sama sekali, dan masalah pun muncul ketika saya bermain game online 2 hari nonstop tanpa henti. Masalah pertama yang saya rasakan adalah blue screen pada start up (booting) Saya pikir ini masalah biasa, dan ternyata masalah ini berkelanjutan. Sampai saya install ulang Windows pun tetap seperti ini. Saya mencoba mencari jalan keluar dengan browsing di Google, dan ternyata masalah pada laptop Toshiba L510 banyak juga. Saya cari-cari semua artikel yang membahas tentang ini, sampai saya bertanya di forum answers.microsoft.com dan masih tetap saja begini. Ada salah satu website yang menyarankan untuk menswitch core dan frekuensinya. saya coba mengubah settingan tersebut memlalui bios. dan ini adalah gambar default buat yang blue screen Pada gambar tersebut, saya ganti pada bagian Dynamic CPU Frequency Mode dari dynamic menjadi always low, lalu save dan exit bios. Pada settingan tersebut tetap saja mengalami blue screen pada start up, tetapi blue screen tersebut hanya sampai 3x restart saja dan sistem berjalan seperti biasa. kemudian aku ubah lagi pada bagian Core multi-processing dari enable menjadi disable, dan Dynamic CPU Frequency aku ubah menjadi dynamic. Pada settingan bios ini sistem berjalan dengan mulus, start up lancar, tetaoi jika sudah main berjam-jam menggunakan settingan ini biasanya laptop menjadi hang. Saya penasaran dengan dengan masalah seperti ini, sampai saya bongkar sendiri laptopnya. Saya mencari data-data pada IC-IC di rangkaian motherboard tersebut. Kemudian saya menemukan IC tentang CPU Frekuensi, dari pencarian di Google dengan kata kunci datashet nec tokin 0e907 Dari data di web tentang IC ini, ini adalah IC kapasitor yang memiliki kutub, artinya mempunyai muatan positif dan negatif, kemudian tentang frekuensi, dll. mengingat kata frekuensi saya pernah melihat kata tersebut dalam settingan bios. Saya mempunyai dugaan kalau IC itu yang rusak. kemudian saya membeli IC tersebut dengan nama nec tokin 0e907, versi laptop lain mungkin ICnya beda, seperti nec tokin 0e128 atau yang lainnya. Saya membeli IC tersebut dengan harga Rp 45.000,00 dengan kondisi baru. IC tersebut banyak di jual di toko-toko komputer yang menjual perlengkapan atau di galeri play station. Saya cabut IC yang lama yang masih tertempel di motherboard dengan peralatan seadanya (saya mencabut dengan gunting kuku dan tang). Kemudian pasang IC yang baru di moterboard tersebut. Oiya, jika anda tidak tau posisi IC tersebut, biasanya letaknya berada di dekat processor atau di sebaliknya processor. Pasang IC tersebut dengan solder dan bahan tambah timah dan serabut kabel. caranya : hubungkan kutub-kutub postif dan negatif dari IC tersebut (untuk yang belum tau kutubnya, bisa liat di web) kemudian tempel pada kutub lawannya dengan solder dan direkatkan dengan bahan tambah timah. Setelah terpasang IC yang baru, saya langsung coba dengan settingan di bios untuk core multi-processoringnya enable, dan dynamic cpu frequencynya dynamic. dan hasilnya sukses berjalan dengan normal. oiya setelah saya cari di web, kerusakan pada IC ini biasanya : 1. MATI TOTAL 2. GAMBAR PECAH 3. RANDOM RESTART 4. SERING HANG Sekian pengalaman dari saya dengan L510 dan sekarang saya masih menggunakan L510 untuk memposting postingan ini, karena jika anda service di service center, anda akan disuruh mengganti motherboard, dan harga motherboard untuk tipe ini adalah setengah dari harga laptop umum. Semoga bermanfaat.....0-0
Read More...

Cara Membuat Installer Windows 7 dengan Windows 7 USB/DVD Download Tool di Flashdisk

Cara Membuat Installer Windows 7 dengan Windows 7 USB/DVD Download Tool di Flashdisk Siang wahai sahabat Firdaustok. Adakah yang belum tahu bagaimana caranya Membuat Installer / Bootable Windows 7 Menggunakan Windows 7 USB/DVD Download Tool di Flashdisk. Kalau ada ilmu gratis ngapain bayar? iya kan??. Kali ini Firdaustok akan memberikan tutorial tentang Cara Membuat Installer / Bootable Windows 7 Menggunakan WIndows 7 USB/DVD Download Tool di Flashdisk. Biasanya saya saat menginstall OS Windows 7 selalu pakai DVD, tetapi berhubung DVD Installer Windows 7 punya saya sedang dipinjam ama temen, akhirnya saya buat aja pakai Flashdisk menggunakan Software Open Source dari Microsoft ini. Mengapa saya menggunakan software ini? karena mudah dan cepat. Langsung saja yah dari pada kelamaan ke pembahasannya ya gan :) Sebelumnya siapkan dulu bahan"nya apa saja yang perlu disiapkan untuk menjalankan software ini : 1. Download Microsoft.NET Framework 2.0 jika belum diinstall (Versi Minimum harus sudah diinstall di PC) 2. Download Windows 7 USB/DVD Download Tool 3. Tentunya Windows 7 32/64bit terserah. 4. Flashdisk berukuran minimal 4GB. Berikut adalah Cara Membuat Installer Windows 7 Menggunakan Windows 7 USB/DVD Download Tool di Flashdisk : 1. Buka Software Windows 7 USB/DVD Download Tool, Klik "Browse" untuk mencari dimana Anda meletakkan master Windows 7nya, file berformat .iso. 2. Setelah master Windows 7nya ketemu di Laptop/PC Agan, kemudian klik "Next" 3. Maka akan muncul seperti dibawah ini, Klik saja "USB Device" Jika mau menggunakan Flashdisk. 4. Kemudian pilih Flashdisknya dan klik "Begin Copying" jika nama flashdisknya sudah benar. 5. Pada Langkah ke 5 klik saja "Start Over" dan "Close". USB Anda telah siap menjadi USB Bootable/Installer Windows 7, dan telah siap pula untuk Menginstall Ulang Laptop/PC Anda :) semoga bermaamfaat..
Read More...

CARA MEMBAGI PARTISI DILOCAL (C.D.E.F )

Cara membagi partisi dengan windows 7 tanpa software...all Partisi berasal dari bahasa Inggris yaitu partition atau pembagian . Jadi partisi disk dapat diartikan sebagai pembagian disk/pembagian memory . Hardisk pada komputer/laptop sebenarnya cuma ada 1, karena sudah di bagi-bagi jadi ada 3 kelompok, biasanya local disk C, Local Disk D dan Local Disk E. Local Disk C biasanya menggunakan NTFS dan digunakan untuk menginstall Operation Sytem, seperti Windows. Sedangkan Local Disk D dan Local Disk E biasanya bisa berbentuk NTFS ataupun FAT32. Tapi kadang ada juga yang istall dual OS tapi beda partisi seperti misal di C dan di D , menurutku itu membuat data jadi tidak efektiv karena tertubruk windows . Kalau mau install dual OS mending yang 1 partisi tapi di bagi menjadi dua sekat.. Jadi ga ganggu nyimpen data.. Untuk install seperti itu biasanya menggunakan software EASUS atau Partition Magic , tapi jangan sembarang pake, pengalaman penulis, dulu gara-gara install partition magic filenya corrupt, akhirnya partisi D dan E terhiden, bayangin laah... ada banyak data disana.. trus penulis mencari cara agar tidak di hiden, udah di ikutin pake command prompt, ealaaah... bukannya sembuh malah eror laptopnya, ya sudah semua hardisk di format, trus bikin partisi baru lagi waktu install ulang#aduuh kok jadi curcol gini... Okey kita lanjutkan cara membagi partisi: 1. Buka "computer manage" dengan mengetik computer management pada startmenu 2. Buka disk manage 3. klik kanan pada partisi yang akan di pisah. Klik shrink Volume 4. Masukan volume yang akan di buat, kalau aku sebagai contoh aku masukin 10000 = 10 GB,. Gak berani banyak-banyak, soalnya datanya banyak.. 5. Klik kanan pada volume yang baru tadi dan pilih new simple volume 6. Muncul ini, klik next 7. Klik next 8. Pilih drive , missal drive D kemudian klik next 9. Pilih file system, NTFS/FAT32, contohnya NTFS dan nama volume label 10 Kemudian klik next dan finish Ini pengalaman saya membagi partisi c pada laptop tosibha ,,,,,,semoga bermaamfaat
Read More...
TERIMAH KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA

ads